Kamu adalah padi makin merunduk, makin berisi asam, manis, dan asin sejak biji dan sekarung imaji mengunung di balik punggungmu Dirimu telah menguning menanggalkan hijau segar dan semangat yang berkobar
Kamu adalah padi makin merunduk, makin berisi asam, manis, dan asin sejak biji dan sekarung imaji mengunung di balik punggungmu Dirimu telah menguning menanggalkan hijau segar dan semangat yang berkobar
Kamu suka ke perpustakaan untuk baca dan pinjam buku? Saya juga melakukannya. Saat masih kuliah, saya sering mampir ke perpustakaan kota. Di sana terdapat banyak buku yang ‘saya banget’. Tak
Apakah aku salah bila tetap mengharap kepulan asap pada kopi dingin? hangatnya kurindu memeluk sanubari yang terancam mati berselimut beku dan candu Seperti kaki yang bergantian mengayuh impian sampai tujuan
Sore ini, Dita tampak murung. Ia duduk memandangi hujan deras di luar lewat jendela. Anak itu sedih sekali, karena rencana untuk bermain dengan teman-temannya harus batal. “Hujan, kapan kamu reda?
Aroma bensin dan api masih menyengat dari sudut Gang Nakula. Pun dengan hawa panas, akumulasi emosi dari manusia yang bertindak seperti orang paling suci. Saksi bisu kejadian beberapa hari lalu
Pagi ini, Duta tampak bersemangat. Selepas bangun tidur, ia langsung berlari menuju dapur sambil berteriak, “Ibu! Hapenya ditaruh di mana? Aku mau pinjam!” “Buat apa, Ta? Ini masih pagi. Lebih
Puisi ini kutulis pada bulan Juli Bersama aroma kopi dan secangkir kenangan yang kau pesan melengkapi sekarung rindu dan milyaran angan untuk kembali bersamamu Petik gitar mencipta harmoni dan kusutnya
Masa muda adalah waktu paling menyenangkan untuk bersenang-senang. Apalagi ketika sudah berpenghasilan tetapi masih lajang. Belum ada tanggung jawab untuk menghidupi istri, suami, dan anak. Perasaan untuk memenuhi dan membeli
“Saya tidak terima Bapak menjewer anak saya!” Seketika suasana ruang kepala sekolah menjadi tegang. Aku tak berani membuka mulut. Ibu kepala sekolah yang sangat ditakuti para murid, hanya membisu. Sejak
Pandemi Covid-19 yang sudah berlangsung selama delapan bulan, tak hanya mengguncang dunia kesehatan dan ekonomi, tetapi juga dunia pendidikan. Sekolah yang semula dilakukan di luar jaringan, dipaksa untuk beralih ke