5 Aplikasi Baca Buku Digital Gratis, Mudah, dan Praktis!

5 Aplikasi Baca Buku Digital Gratis, Mudah, dan Praktis!

Kamu suka ke perpustakaan untuk baca dan pinjam buku? Saya juga melakukannya. Saat masih kuliah, saya sering mampir ke perpustakaan kota. Di sana terdapat banyak buku yang ‘saya banget’. Tak ayal kalau saya sering mampir, untuk baca buku, cari wifi, atau sekadar melepas penat.

Namun, pada masa pandemi seperti sekarang saya mengurangi aktifitas di luar rumah, termasuk kunjungan ke perpustakaan. Saya sebenarnya nggak khawatir sama sekali, karena banyak aplikasi perpustakaan digital yang bisa kita manfaatkan. Kamu dapat membaca buku dengan gratis, cara daftarnya mudah, dan praktis.

Saya pernah mengulasnya secara singkat di sini. Namun, bagaimana selengkapnya? Apa saja aplikasinya? Yuk, kita ulik satu per satu!

Ipusnas

Aplikasi sejuta umat ini sangat membantu saya sejak masih kuliah dulu. Perpaduan antara dompet tipis dan kemageran membuat saya dimudahkan dalam mencari referensi bahan skripsi dan buku fiksi untuk menghibur diri. Koleksi buku di sini banyak sekali, mulai dari referensi pendidikan, kesehatan, biografi, sejarah, hingga hiburan. Koleksinya juga selalu diperbarui loh!

Saat masih awal-awal menggunakan Ipusnas, saya jarang mengantre untuk meminjam buku. Namun, sekarang antreannya sangat luar biasa! Betapa minat baca orang-orang mulai meningkat! Akibatnya, saya suka pindah ke aplikasi sebelah yang lebih sepi untuk baca. Mungkin sedikit saran saya buat Ipusnas, untuk buku-buku tertentu yang diminati, bolehlah kopiannya disediakan lebih banyak.

Oh, iya kamu juga bisa memberikan ulasan atau sekadar impresi setelah baca bukunya. Wih, lengkap pokoknya!

Buat kamu yang belum memasang di hape, bisa banget kamu unduh aplikasinya di sini. Selamat membaca!

IJakarta

Ini nih aplikasi yang sering saya gunakan juga. Koleksinya cukup lengkap, tetapi nggak selengkap Ipusnas. Meskipun begitu, antreannya masih manusiawi kok. Mungkin karena ini juga aplikasi yang dikelola pemerintah daerah ya, jadi cakupannya lokal Jakarta saja.

Kalau kamu tipe orang yang nggak suka antre, bisa banget unduh aplikasi ini juga sebagai cadangan kalau buku di Ipusnas antrenya lama. Meskipun begitu, selebihnya sama kok.

Dulu, Ijak seringkali mengadakan lomba, seperti review buku. Saya dulu sempat menang, dan hadiahnya menggiurkan loh. Sayangnya sekarang sudah nggak ada lagi. Jadi kangen deh, ikut event seperti itu.

Buat kamu yang mau memasang aplikasi IJAKARTA, bisa banget mengunduhnya di sini.

IJOGJA

Ini nih apikasi perpustakaan digital kesayangan masyarakat Jogja. Saya sudah memasangnya di hape sejak beberapa tahun lalu. Cara menggunakannya sama persis dengan Ipusnas, Ijak, dan aplikasi perpustakaan digital lainnya. Bedanya hanya didesain warna yang digunakan saja. Selebihnya sama semua.

Mengenai koleksi buku, Ijogja ini sebelas dua belas dengan Ijakarta. Lengkap, tapi tak selengkap Ipusnas. Aplikasi ini juga menjadi jujugan saya kalau buku di Ipusnas antrenya lama.

Buat kamu yang mau mengunduhnya, bisa klik tautan ini ya.

EperpusDikbud

Ini nih aplikasi perpustakaan digital yang belum banyak orang tahu. Padahal isinya nggak jauh keren dibanding aplikasi sebelumnya loh!

Eperpusdikbud ini bekerja sama dengan gramedia digital, jadi jangan heran kalau koleksinya hampir sama. Tampilan aplikasi ini menurut saya menawarkan sesuatu yang baru dibanding aplikasi sejenis, sepertinya pengembangnya berbeda dengan ketiga aplikasi yang saya sebutkan di atas. Jadi, tampak lebih fresh dan semakin membuat betah.

Satu hal yang saya suka dari EperpusDikbud adalah koleksi bukunya. Tak hanya buku, aplikasi ini juga menyediakan koran dan majalah, seperti Sindo, Bobo, Nova, dan lainnya. Namun, nggak semua edisi tersedia ya, hanya tertentu dan sepertinya memang acak. Itu tuh yang harus diperbaiki lagi ya. Kalau bisa sih, setiap edisi ada.

Meskipun bukunya kebanyakan dari Gramedia grup, menurut saya nggak terlalu masalah, karena buku terbitannya memang bagus-bagus. Cocok sekali untuk kamu yang selama ini ingin berlangganan Gramedia Digital, tetapi terpentok dengan biaya langganan per bulannya.

Buat kamu yang mau mengunduh, bisa klik di sini ya.

Gramedia Digital

Walaupun judul di atas mencantumkan kata-kata gratis, saya juga akan memasukan Gramedia Digital ke dalam daftar tulisan ini. Kenapa? Karena aplikasi ini worth it banget buat kamu para pembaca buku.

Seperti penjelasan saya di EperpusDikbud, koleksinya memang hampir sama, bedanya kalau di aplikasi ini lebih lengkap dan berbayar ya. Ada beberapa paket yang bisa kamu ambil, yakni full premium package, fiction premium package, dan non fiction premium package.

Harga paketnya mulai dari Rp45.000 sampai Rp89.000. Namun, kamu bisa banget patungan sama sesama book lover untuk membayar biaya langganannya karena satu akun bisa dipakai 5 perangkat, jadi setiap orang cukup membayar Rp18.000 saja.

Wih, penjelasan saya banyak ya? Saya berikan perbedaannya lagi ya dengan aplikasi sebelumnya. Kalau di sini, kamu nggak perlu antre. Meskipun begitu, untuk membaca majalah dan koran kamu harus membayar biaya langganan tersendiri. Pun dengan buku di luar gramedia grup, harus kamu beli satuan.

Oh iya, kalau kamu ingin mencobanya, gramedia digital memberikan free trial selama tujuh hari. Bisa banget itu kamu manfaatkan. Siapa tahu memang aplikasi ini cocok untukmu.

Buat kamu yang mau coba memasang dan berlangganan, bisa banget unduh di sini ya.

Saya pikir sekian saja postingan kali ini. Kamu bisa banget unduh semua aplikasi di atas atau hanya salah satunya saja. Terima kasih, selamat membaca!

Tinggalkan Balasan

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: