“Buset, itu angka di timbangan beneran, Nik?” “Hmm, iya. Kenapa emangnya?” “Berat badanku segitu waktu masih SMP, loh. Gila! Kamu kurang gizi!” Acungkan tangan kalian para 40-ers! Bukan umur 40,
“Buset, itu angka di timbangan beneran, Nik?” “Hmm, iya. Kenapa emangnya?” “Berat badanku segitu waktu masih SMP, loh. Gila! Kamu kurang gizi!” Acungkan tangan kalian para 40-ers! Bukan umur 40,
“Andai saja aku begini, pasti hasilnya nggak begitu.” Penyesalan. Kalimat pengandaian semacam itu akan dibuat oleh orang-orang yang menyesal, karena memilih atau melakukan sesuatu yang salah. Dengan mengatakan itu, bisa
Barisan muda mudi di penghujung fajar yang menanggalkan sepi meninggalkan gemuruh langkah seribu yang menggebu-gebu Berarak layaknya awan membumbung di langit kelam Harap yang digenggam diterbangkan, coba menembus pekatnya nurani
Bagaimana seorang remaja yang tumbuh di negara minoritas muslim dan keluarga yang atheis, lalu berproses dalam pencarian jati diri dan Tuhan? Buku ini menjawabnya melalui kisah Ayana Moon. Ayana Moon
“Enak ya, jadi guru waktu pandemi seperti sekarang. Nggak usah ngajar! Kan yang ngajar sekarang orang tua, bukan guru!” Pernahkah kamu mendengar celetukan seperti itu? Mungkin ada banyak orang yang
Aku melihatnya dari balik pintu Gadis kecil berjilbab biru Menari dalam tatapan kosong Tertawa dalam kesendirian Ditemani daun yang luruh meninggalkan rumahnya Kadang ia menggigil Lebih banyak ia memanggil Tuhan,
Severe Acute Respiratory Syndrome Coronavirus 2 (SARS-COV-2) atau akrab disebut korona adalah virus yang sudah delapan bulan ini menjadi momok masyarakat. Virus tersebut pertama kali ditemukan di Wuhan, China pada
Kali ini saya akan mereview sebuah trilogi yang selesai dibaca dua tahun yang lalu. Apa itu? Inilah trilogi Jingga karya Esti Kinasih. Saya sudah lama mendengar kalau katanya novel itu
Tersisa meja, kursi, dan sedikit kenangan manis Riuh anak berlari ke sana ke mari bersenda gurau bertengkar, dan menangis di sudut kelas Riuh berubah senyap Penyap, semua lenyap Seperti burung
“Apakah hidup ini adil, Rey?” Film yang diangkat dari novel populer kini sudah sering kita temui. Salah satunya adalah film yang akan saya review ini. Rembulan Tenggelam di Wajahmu adalah