“Saya tidak terima Bapak menjewer anak saya!” Seketika suasana ruang kepala sekolah menjadi tegang. Aku tak berani membuka mulut. Ibu kepala sekolah yang sangat ditakuti para murid, hanya membisu. Sejak
“Saya tidak terima Bapak menjewer anak saya!” Seketika suasana ruang kepala sekolah menjadi tegang. Aku tak berani membuka mulut. Ibu kepala sekolah yang sangat ditakuti para murid, hanya membisu. Sejak
Pandemi Covid-19 yang sudah berlangsung selama delapan bulan, tak hanya mengguncang dunia kesehatan dan ekonomi, tetapi juga dunia pendidikan. Sekolah yang semula dilakukan di luar jaringan, dipaksa untuk beralih ke
Cangkir di tanganku sudah penuh dengan mimpi-mimpi yang termangu menunggu waktu langit berseru Kutuang sebagian isinya pada selembar kertas putih mencipta kenangan pahit meninggalkan noda hitam melukis samar rasa bahagia
Apakah berada di belakang adalah kesalahan? Mencipta rasa kecil tak berguna Seperti mawar yang mekar Tak ada yang tahu bagaimana waktu telah ditakar Apakah kamu sadar? Waktumu bukan sekarang Tak
“Sandra, aku mau ke rumahmu nanti siang. Boleh minta ancer-ancernya nggak?”“Oh, ya. Boleh banget. Dari gang Mawar kamu masuk, terus belok kiri, lurus 500 m, belok kanan dikit, terus dipertigaan
“Nggak ada, Le. Nggak ada orang yang bisa bertanggung jawab atas kebahagiaan di hidup kita selain diri kita sendiri.” Kini banyak orang yang mulai membuka matanya mengenai toxic relationship. Pasangan
“Eh, kok kemarin Bu Wortel dapat bantuan ini ya? Padahal sudah dapat itu lho dia. Nggak kasihan apa sama lainnya yang belum dapat? Apalagi tetangganya itu, Bu Brokoli. Sudah janda
“Buset, itu angka di timbangan beneran, Nik?” “Hmm, iya. Kenapa emangnya?” “Berat badanku segitu waktu masih SMP, loh. Gila! Kamu kurang gizi!” Acungkan tangan kalian para 40-ers! Bukan umur 40,
“Andai saja aku begini, pasti hasilnya nggak begitu.” Penyesalan. Kalimat pengandaian semacam itu akan dibuat oleh orang-orang yang menyesal, karena memilih atau melakukan sesuatu yang salah. Dengan mengatakan itu, bisa
Barisan muda mudi di penghujung fajar yang menanggalkan sepi meninggalkan gemuruh langkah seribu yang menggebu-gebu Berarak layaknya awan membumbung di langit kelam Harap yang digenggam diterbangkan, coba menembus pekatnya nurani