[Review] Madesu (Masa Depan Sukses) – Danu Sofwan: Perjuangan Bangkit dari Kegagalan

[Review] Madesu (Masa Depan Sukses) – Danu Sofwan: Perjuangan Bangkit dari Kegagalan

Cendol merupakan salah satu kuliner lokal yang dianggap pinggiran oleh banyak orang. Namun, di tangan Danu Sofwan, minuman itu dapat naik kelas. Ia adalah pengusaha yang sukses membangun bisnis cendol yang dirintis dari nol. Usaha Randol (Raja Cendol) miliknya, telah mempunyai lebih dari 780 outlet yang tersebar di 34 provinsi di Indonesia. Capaian itu membuatnya diganjar berbagai penghargaan.

Kesuksesan yang saat ini dicapai, memiliki kisah memilukan di baliknya. Danu mengawali usahanya dengan penuh perjuangan. Ia yang terbiasa hidup dalam keluarga berkecukupan, harus banting tulang selepas sang ayah meninggal. Pria itu jungkir balik membangun bisnisnya. Lebih dari sepuluh jenis usaha pernah digeluti. Akan tetapi, semuanya tidak bisa bertahan. Keterbatasan ilmu dan pengalaman membuatnya berulang kali tertipu (hal 212). Meskipun begitu, dia tetap mencoba dan terus belajar dari setiap kegagalan yang dialami.

Kegagalan di setiap usaha, tidak membuatnya menyerah. Gagal dan berhasil adalah satu kesatuan yang tidak bisa dipisahkan (hal 94). Langkah yang harus dilakukan adalah bangkit, terus bergerak, dan mencoba. Setiap kesempatan yang datang padanya, selalu dimanfaatkan dengan baik. Bahkan, dia pernah tertipu karena memanfaatkan kesempatan yang datang.

Bangkit dari Kegagalan

Ia mulai kenyang dengan kegagalan demi kegagalan. Hal itu membuat tekadnya untuk menjadi pengusaha semakin menggebu. Danu mengusung kuliner lokal yang hampir dilupakan orang, menjadi sebuah lifestyle kekinian (hal 107).  Pilihannya jatuh pada cendol, karena ia merasa bahwa minuman itu memiliki peluang untuk dikembangkan. Cendol dimodifikasi sedemikian rupa agar menjadi sesuatu yang kekinian sehingga layak jual. Tidak hanya pasar kalangan bawah, tetapi juga menengah ke atas.

Danu merancang konsep produknya dengan matang. Pria itu melakukan semuanya sendiri, mulai dari membuat detail produk, hingga riset pasar. Karena tak memiliki latar belakang pendidikan ekonomi, pengusaha cendol itu belajar dengan keras untuk mengembangkan bisnisnya. Berulang kali ia keluar masuk toko buku demi membaca referensi yang dibutuhkan. Akhirnya, RANDOL tercipta setelah riset panjang.

Kesuksesan bisnis itu dipengaruhi oleh motivasi Danu yang kuat. Raja cendol itu menamainya dengan rumus MLM (Multi Level Motivation) yang terdiri dari lima tingkatan (hal 24). Ia ingin keluarganya hidup nyaman tanpa kekhawatiran perihal finansial. Dorongan itu membuatnya terpecut untuk selalu berusaha lebih keras setiap hari. Selain itu, ia juga menerapkan prinsip penting yang bisa membuatnya terus melangkah maju, yakni POC (Passion, Opportunity, dan Chance) (hal 40).

Pentingnya Branding Produk

Dalam menjalankan bisnis, Danu menekankan tentang pentingnya branding. Branding bukan sekadar merk dagang atau untuk mendapatkan market share saja, tetapi sebuah cara untuk mendapatkan mind share (hal 145). Ia ingin brand yang dibuatnya memiliki first impresion yang baik, sehingga menancap kuat dalam benak konsumen.

Membangun hubungan dengan pelanggan secara emosional juga tak kalah penting. Caranya adalah memberikan pelayanan yang ramah dan memuaskan. Menurut penelitian, 70% keputusan pembelian terjadi disebabkan faktor manusia, sisanya berdasarkan produknya (hal 152). Karena itu, pelayanan tidak boleh dipandang sebelah mata.

Buku ini tak hanya menceritakan kisah perjuangan Danu yang sangat inspiratif, tetapi juga kiat yang dibutuhkan dalam berbisnis. Uraiannya langsung dikaitkan dengan kisah pria itu dalam membangun bisnis cendol. Buku dapat menjadi motivasi bagi para calon pengusaha bahwa kegagalan merupakan hal yang lumrah saat merintis sebuah usaha. Kuncinya adalah terus mencoba dan pantang menyerah. Kisah Danu membuktikan bahwa tak ada yang tahu masa depan seseorang. Pria yang dulu diberi predikat “masa depan suram”, justru dapat membangun kerajaan bisnis yang sangat menguntungkan.

Judul                           : Madesu (Masa Depan Sukses)

Penulis                         : Danu Sofwan

Cetakan                       : Pertama, 2018

Penerbit                     : Pastel Books

Halaman                     : 216 halaman

ISBN                           : 978-602-6716-20-0

34 comments found

    1. Iya, akhirnya minuman biasa bisa jadi kelas atas ya. Btw, saya baru tahun Es Teh Indonesia. Jadi pingin cari tahu, hehe 😀

  1. Sebenanrnya saya baru denger buku tentang ini, karena ulasan mbak..bte yang bisa kuambil adalah ketika seseorang diremehkan, berkali kali kegagalan wah jelas Tuhan nggak akan tinggal diam insyaallah bakal dikabulin

    1. Saya juga penasaran, Mbak sebenarnya, hehe. Saya juga belum pernah nyoba Randol ini.
      Betul banget sih, cendol udah enak dari sananya 😀

Tinggalkan Balasan

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: