[Review] Antipanik! Buku Panduan Virus Corona – Jaka Pradipta dan Ahmad Muslim: Bijak dan Cerdas Menghadapi Pandemi Covid-19

[Review] Antipanik! Buku Panduan Virus Corona – Jaka Pradipta dan Ahmad Muslim: Bijak dan Cerdas Menghadapi Pandemi Covid-19

Pandemi Covid-19 telah membuat dunia kelimpungan sejak awal tahun. Berawal dari Wuhan, kini virus tersebut sudah menjangkiti ratusan negara di dunia, termasuk Indonesia. Pada awal kemunculannya, terjadi fenomena panic buying hingga membuat stok bahan pokok, empon-empon, masker, hand sanitazer, dan alkohol di pasaran menjadi langka. Sekarang, kasus positif corona di Indonesia sudah mencapai lebih dari 20.000 kasus dan terus bertambah setiap harinya.

Buku ini hadir sebagai panduan agar masyarakat bijak dan cerdas dalam merespon situasi saat ini. Bahwa pandemi harus disikapi dengan waspada, bukan dengan kepanikan atau ketakutan, yang mendorong untuk melakukan tindakan impulsif. Memiliki pengetahuan tentang Covid-19 menjadi satu bekal penting untuk menghadapi tantangan di depan yang tidak mudah. Apalagi, pemerintah sudah memberikan instruksi untuk menerapkan new normal secara bertahap.

Dibagi menjadi empat bagian besar, buku mengupas seluk beluk mengenai virus korona secara komprehensif, mulai dari asal muasal virus, cara penanganan, hingga upaya pencegahannya. Uraiannya mengenai langkah-langkah yang harus dilakukan ketika mendapati diri merasakan gejala, dibahas cukup mendalam. Berbagai istilah baru yang beberapa bulan terakhir akrab didengar juga dijelaskan maknanya secara rinci, sehingga pembaca dapat memahami perbedaannya agar tidak terjadi miskonsepsi.

Satu hal yang penting tetapi jarang dibahas adalah manajemen stres dan kecemasan. Dalam situasi yang serba tak menentu ini, banyak sekali informasi tentang korona yang beredar, baik melalui pesan singkat maupun sosial media. Hal tersebut berpotensi meningkatkan stres dan rasa cemas apabila tak dikelola dengan baik. Oleh karena itu, penting bagi kita untuk cerdas dalam menyaring berita yang beredar dan membangun kebiasaan baik sehingga membuat mental menjadi lebih sehat.

Buku juga memberikan pemahaman terkait berbagai mitos dan hoax tentang virus korona yang banyak didengungkan. Salah satunya mengenai vaksin pneumonia dan influenza yang dianggap mampu melindungi tubuh dari infeksi Covid-19. Nyatanya vaksin tersebut belum mampu melakukannya (hal 95). Vaksin virus SARS-CoV-2 ini masih dalam tahap pembuatan yang membutuhkan waktu cukup lama.

Pandemi ini kembali mengingatkan kita akan pentingnya pembiasaan perilaku hidup bersih dan sehat. Buku yang ditulis dokter spesialis paru ini menekankan bahwa kita wajib menerapkan gaya hidup sehat, rajin olahraga, menjaga kebersihan tangan, memakai alat pelindung diri, dan menjaga kebersihan benda di lingkungan (hal 54). Apabila hal tersebut menjadi sebuah kebiasaan, tak hanya meminimalisir risiko tertular virus korona, tetapi juga penyakit menular lainnya.

Disajikan dengan bahasa yang komunikatif dan sederhana, buku ini dapat menjadi salah satu opsi sarana edukasi yang mudah dipahami awam. Yang harus dipahami adalah tanggung jawab pengendalian pandemi bukan hanya ada pada pemerintah saja, kita juga wajib berkontribusi dengan melakukan upaya pencegahan yang dimulai dari diri sendiri, keluarga, dan di ruang publik (hal 52).

Judul                           : Antipanik! Buku Panduan Virus Corona

Penulis                        : dr. Jaka Pradipta, Sp.P dan dr. Ahmad Muslim Nazaruddin, Sp.P

Cetakan                       : Pertama, April 2020

Penerbit                       : Elex Media Komputindo

Halaman                      : 124 halaman

ISBN                           : 978-623-00-1716-2

Resensi ini telah dimuat di Tribun Jateng pada hari Minggu, 7 Juni 2020

3 comments found

  1. Dengan adanya buku ini sebenarnya para masyarakat bisa terbantu untuk mewaspadainya bukan malah parno atau malah jadi kelalaian menjaga kesehatan diri

Tinggalkan Balasan

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: